On My Mind

=====================================================================================Gemericik air hujan, berselimut awan hitam, dendangkan dentingan mimpi, melingkuk tarian hati....sisakan sebuah ruang tempat untuk berdo'a, sisakan sebuah titik putih untuk diwarnai...detik ini masih harus kuat berdiri meski apapun yang kan terjadi...cobaan tak diminta, nikmati dan gauli ia hingga dia menyerah.....
=====================================================================================Aku ingin selalu ada dimana aku dibutuhkan, namun ada masa sulit dimana aku tak bisa ada ditempat yang berbeda diwaktu yang sama....ketika sebuah kewajiban yang lain menuntut ku, ketika hobi ku memanggil, ketika sebuah jiwa membutuhkan ku, ketika tubuh ku telah menuntut ku untuk beristirahat...aku hanya punya dua tangan, satu raga, satu otak untuk berfikir tak lebih, maaf untuk hal yang terlupakan, tak terpenuhi....
=====================================================================================

Aku merasa ikut membangunkannya dari sebuah tidur, dia hampir beku ku coba memberikan nafas baginya, hingga aku merasa memilikinya...Aku ingin terus melihatnya ada dan terus berkembang jauh lebih hebat....Dia adalah aku, jika aku tak kuat bagaimana aku menjadi pilar baginya....

=====================================================================================

LETIH BERTERIAK

KAMI...
BERTERIAK TAK DIDENGAR...
BERBICARA TAK DIGUBRIS...
BERBISIK TAK DIPANDANG...

KAMI...
SEPERTI DEBU.....
SEPERTI ANGIN...
SEPERTI ATOM...

KAMI...
BEGITU KECILKAH KAMI...
SEHINGGA TAK PERNAH DILIHAT...

KAMI...
TAK BERHARGAKAH KAMI...
SEHINGGA TAK DIDENGAR...

KAMI...
PENGEMIS KESEJAHTERAAN...
PEMINTA KEADILAN....

KAMI....
SEBERAPA KUATKAH KAMI...
BERTAHAN TERIAKAN NURANI...
MESKI TAK PERNAH DIMENGERTI...

KAMI...
DENGARKAN KAMI...
MEGERTILAH KAMI...

CERITA BISIKAN HATI

Benakku menyentuhku dia berkata bahwa ia sungguh inginkan diriku menjerit tentang derita ditelinga penguasa. Namun hampir didetik yang sama, dia juga berbisik sesuatu yang menyakitkan. Dalam bisiknya ku dengar ”hai bodoh...pernahkah engkau bercermin siapa dirimu? engkau seharusnya tahu bahwa engkau jauh tak terlihat dibanding debu yang kecil yang beterbangan disekitar mereka.....lalu benakku tertawa keras hingga dia membangunkan semua lamunku tentang bagaimana memberitahukan tantang penderitaan yang dialami pertiwi.

Ternyata setelah ku fikirkan kembali ku sadar. Akan kepada penguasa yang mana ku ceritakan tentang resah yang menggangguku, tentang lambung jelata yang kulihat jarang sekali tersentuh sebutir nasi...kepada siapa ku harus ceritakan ya? apakah engkau tahu sobat? siapa nama penguasa yang bisa memahami jerit hatiku? siapa yang bisa mengerti tentang dunia yang ada dibalik hati para pencuri yang terpaksa menjadi pencuri karena dia adalah rakyat kecil yang tak bisa berbuat banyak karena haknya tercuri penguasa.

Haruskah ku ceritakan pada patung patung pejuang yang menyedihkan, yang sedang hormat menghormati kesibukan kota yang tak terhormat atau haruskah kubiarkan cerita ini menjadi satu lagi cerita yang harus hilang terbelenggu oleh ketidak mampuan mereka yang merindukan keadilan, kesejahteraan bagi seluruh rakyat dinegeri uang ini.

Negeri uang, mungkin kalian akan bertanya kenapa ku katakan negeri ini uang? Mungkin kalian juga akan bertanya apakah negeri ini bergelimangan uang dimana rakyat tak perlu mengemis untuk sesuap nasi, tak perlu mencuri untuk segelas susu anak bayinya yang menjerit berkata tunggu waktunya nanti andai kubesar ku akan mencuri dengan cara yang lebih terhormat dari yang dilakukan bapakku sekarang.

Negeri ini adalah negeri uang karena dinegeri ini semua bisa dibeli, baik itu pangkat jabatan bahkan keadilan bisa dibeli untuk menutupi ketidak adilan. Dengan kata lain siapa yang kaya dia bisa berbuat segalanya. Sebenarnya ada yang bisa mengalakan orang yang banyak uang yang bertangan kanan penguasa, kalian tahu apa itu? Ia adalah kepintaran. Namun percuma kepintaran juga bisa dibeli kok. Dengan sedikit uang bagi mereka yang kaya gelar apa aja bisa didapat tanpa susah berfikir dan bersekolah. Kenapa gelar itu bisa dibeli? Karena yang menjual gelar itu juga butuh uang, itu kata halusnya namun kata kasarnya adalah yang menjual gelar itu adalah orang yang menjual dirinya, keluarganya, saudaranya yang setanah air yang jauh membutuhkan uang dan juga negaranya. negara yang akan semakin hancur.

Ingat sila kelima pancasila yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”. Apakah kalian semua tahu sila yang satu ini ngak bakalan bisa terlaksana. Kalian tahu sebabnya? ini karena negara kita adalah negara uang. Bagaimana mau sejahtera setiap orang masing-masing menipu diri hanya untuk uang? Bagaimana mau sejahtera uang rakyat saja dicuri oleh para pemimpin mereka yang seharusnya melaksanakan janji yang telah diberikan sebelum terpilih, tapi bagaimana mau melaksanakan janijinya sebelum diangkat mereka telah menghabiskan banyak uang untuk bisa mendapat topeng kehormatan untuk menutupi segala keburukannya. Akhirnya janji terabaikan, nurani dimatikan yang penting uang banyak agar bisa mengembalikan modal dan berbuat segalanya dan berkuasa.

Ha...ha...ha...ha...percuma kuceritakan semuanya karena masalah negara ini terlanjur rumit, negara ini bisa berubah jika idiologinya bukan lagi uang. Hukumnya bukanlagi berdasar uang. Peraturannya bukan yang bisa dibeli, kesalahan menjadi kesalahan dan kebenaran ditegakkan. Namun untuk mewujudkan segalanya amat susah karena yang harus diubah bukan idiologi, undang-undang, peraturan namun yang harus dirubah segalanya dan yang terpenting adalah manusianya. Jika manusianya berdisiplin tinggi dia akan melaksanakan tanggung jawab dengan baik, jika manusianya bertanggung jawab maka dia akan melaksanakan tugas dengan baik.

Tak Pernah Ingin

Aku tak pernah ingin membencimu,

Ku juga tak pernah ingin lukai dirimu,

Yang kutahu ku selalu menyayangimu,

Meski ku tahu tak ku miliki lagi dirimu.

Maaf karena ku masih mencintai dirimu,

Karena ku tak pernah mampu lupakanmu,

Karena ku tak bisa menampikan rasaku,

Dan karena ku masih menyayangi dirimu.

Aku tak pernah mampu menepis rindu,

Meski yang lain ada disudut lain hatiku,

Maafkan aku masih menyayangi dirimu,

Karena tak mampu ku tepis rasaku....

BISIKAN KEPASTIAN


LELAH JIWA TERPENJARA TANYA,
MENANTI SELALU BERSAHABAT LUKA,
DIAM TAK BISA DAPATKAN APA-APA,
SATU JAWABAN TAK PERNAH ADA.
HARUSKAH TETAP AKU DISINI,
TANPA ADA KATA YANG PASTI,
HARUSNYA TELAH LAMA KU PERGI,
TAPI TAK BISA LANGKAHKAN HATI.
TIADA ARTI AKU SELALU DISINI,
TIADA BISA DIRIKU BERANJAK PERGI,
BISIKAN AKU KATA YANG PASTI,
BIAR TERLEPAS BEBANKU INI.....

CARA MENGINSTALL XP DARI USB FLASHDISK

Tutorial ini berguna untuk menginstall Windows ke laptop/notebok/cmpc/komputer-desktop yang tidak mempunyai CD/DVD-ROM internal, Juga berguna mempercepat proses install Windows dibandingkan lewat CD/DVD-ROM.tapi ingat, komputer/laptop harus mendukung booting lewat USB.
Yang anda butuhkan:
1. USB Flashdisk, minimal 1GB, atau 512MB/256MB jika pada proses nantinya menggunakan nlite.
2. File ISO/CD Install Windows XP, di tutorial ini saya memakai XP Service Pack 2.
3. Program USB_MultiBoot_10.zip yang sudah saya mirror di link ini USB_MultiBoot_10.zip
4. Dan file konfigurasi tambahan yang bisa didownload di link ini boot.ini.instxp_costum.zip (untuk kostumisasi)
Yang anda lakukan:
1. Buat folder XPBOOT di salah satu drive di harddisk Anda, ekstrak ISO atau salin semua isi dari CD Install Windows XP ke folder tersebut. Optional, jika mau memperkecil ukuran dengan nlite, silahkan, nlite didukung, tapi tidak dibahas disini.
2. Download file "USB_MultiBoot_10.zip" di ... Ekstrak ke drive C, hasil ekstrak berupa folder "USB_MultiBoot_10".
3. Tancapkan flashdisk, masuk folder "USB_MultiBoot_10", jalankan "USB_MultiBoot_10.cmd", baca infonya atau langsung saja tekan sembarang tombol.
4. Tampilan selanjutnya ini adalah untuk memformat flashdisk anda, tekan H dan ENTER, Format flashdisk anda menggunakan FAT atau NTFS filesystem, jangan FAT32, karena prosesnya nanti malah lama.
5. Selanjutnya, anda dihadapkan di program utamanya, pertama tekan tombol 1 dan ENTER, pilih folder XPBOOT yang telah anda buat tadi, jika folder yang anda masukkan benar selanjutnya anda disuruh memasukkan data-data untuk proses unattended install nantinya, pilih Yes dan masukan datanya. setelah selesai tekan OK.
6. Tekan 2 dan ENTER, pilih flashdisk kamu dan tekan OK.
7. Tekan 3 dan ENTER, ini adalah proses penyalinan dari folder XPBOOT ke flashdisk, jika keluar box tekan OK/YES saja.
8. Proses selesai... cepat kan? tapi jika perlu untuk kostumisasi booting, silahkan download file boot.ini.instxp_costum.zip dan ekstrak ke flashdisk kamu, overwrite saja.
Menginstall lewat flashdisk (dengan kostumisasi bootinstallxp_costum.zip):
1. Tancapkan flashdisk ke komputer/laptop, atur flashdisk sebagai device boot pertama di BIOS. Cara masuk bios akan muncul dilayar laptop atau komputer saat anda menghidupkan laptop (biasanya tekan F2 pada laptop, DELETE Pada komputer)
2. Boot flashdisk hingga ada tampilan pilihan, pilih "Unattended Setup XP SP2", install seperti biasa.
3. Setelah restart pertama kalinya, anda masih harus booting lewat flashdisk, tapi sekarang pilih "Continue to XP SP2" atau "Continue to XP SP2 from 2nd Harddisk" jika anda menginstallnya di harddisk kedua, tuggu proses hingga restart kedua.
4. Setelah restart kedua, masih harus booting lewat flashdisk lagi dan pilih "Continue to XP SP2" atau "Continue to XP SP2 from 2nd Harddisk" jika anda menginstallnya di harddisk kedua, tunggu hingga masuk dekstop.
5. Jika sudah masuk desktop, flashdisk sudah aman untuk dicabut.
NOTE: SELALU BOOT DARI FLASHDISK DAN JANGAN LEPASKAN FLASHDISK HINGGA MASUK KE DESKTOP UNTUK PERTAMA KALINYA.
 
TERIMA KASIH DAN SAMPAI JUMPA LAGI